PEDAGOGI MODERASI ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI FENOMENOLOGIS INTERNALISASI NILAI PADA PONDOK PESANTREN DI KALIMANTAN

Penulis

  • Agus Setiawan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad, Samarinda
  • Rahmatillah Rahmatillah Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad, Samarinda
  • Muhammad Saparuddin Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad, Samarinda
  • Kautsar Eka Wardhana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad, Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.56489/8n1te765

Kata Kunci:

Moderasi Islam, Kearifan Lokal Kalimantan, Internalisasi Nilai, Pondok Pesantren

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai moderasi Islam berbasis kearifan lokal di pondok pesantren wilayah Kalimantan melalui tiga tahapan: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan pimpinan pesantren, ustadz/ustadzah, dan santri di tiga lokus studi: Pondok Pesantren Nabil Husein (Samarinda), Pondok Pesantren Trubus Iman (Paser), dan Pondok Pesantren Darul Hijrah (Banjarbaru). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terstruktur, yang kemudian dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi berlangsung secara berjenjang dan dialektis. Pertama, tahap transformasi nilai berfokus pada pengenalan konsep moderasi oleh kiai dan asatidz melalui pendekatan verbal, penjelasan fikih toleran, pengayaan perbedaan mazhab (tasāmuḥ), keteladanan akhlak, serta pengintegrasian narasi kearifan lokal sebagai medium pemahaman. Kedua, tahap transaksi nilai berlangsung saat santri mempraktikkan nilai melalui interaksi harian, musyawarah kamar, diskusi kelas, forum mediasi konflik, program keumatan, seni-budaya lokal, serta kekhasan kegiatan ekonomi produktif di Trubus Iman dan kedisiplinan asrama di Darul Hijrah. Ketiga, tahap transinternalisasi nilai ditandai dengan menyatunya nilai wasathiyah ke dalam karakter santri, tecermin dari kematangan kontrol emosi, ketahanan terhadap provokasi ekstrem, keterbukaan menyikapi perbedaan pendapat, pemeliharaan etika sosial, serta kesiapan santri menjadi duta harmoni di tengah masyarakat majemuk. Integrasi kearifan lokal terbukti berfungsi sebagai penguat kultural yang menjadikan nilai moderasi terinternalisasi secara kontekstual dan dihidupi dalam keseharian santri.

Referensi

Amirullah, Amirullah, dan Sitti Syahar Inayah. “Kearifan Ekologi Di Pondok Pesantren Trubus Iman (PPTI).” PUSAKA 10, no. 1 (2022): 1. https://doi.org/10.31969/pusaka.v10i1.663.

Arif, H. Mahmud, dan Mohamed Yatim. Moderasi Islam Dan Kebebasan Beragama Perspektif Mohamed Yatim & Thaha Jabir Al-Alwani. Deepublish, 2020.

Awwaliyah, Neny Muthi’atul. “Pondok Pesantren Sebagai Wadah Moderasi Islam Di Era Generasi Millenial.” Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman 8, no. 1 (2019): 36–62. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v8i1.161.

Aziz, Abdul, dan A. Khairul Anam. Moderasi Beragama Berlandaskan Nilai-Nilai Islam. Kementerian Agama Republik Indonesia, 2021.

Fanaqi, Chotijah, An-Nisa Aina Nurwaidi, dan Ayu Sri Wahyuni. “Digital Literacy as a Tool for Countering Radicalism Among Islamic Boarding School Students (Santri).” Profetik: Jurnal Komunikasi 18, no. 1 (2025). https://doi.org/10.14421/pjk.v18i1.3167.

Hadi, Saiful. “Strengthening Religious Moderation Among the People of Madura through Religious Mentoring Activities Based on Local Wisdom.” JURNAL ISLAM NUSANTARA 8, no. 1 (2024): 57–72. https://doi.org/10.33852/jurnalnu.v8i1.551.

Hadiyanto, Andy, Yusuf Hanafi, Rudy Muhamad Barnannsyah, Cendra Samitri, dan Siti Maria Ulfah. “Moderation Patterns of Pesantren in Indonesia: A Study on the Perceptions and Responses of Kyai, Teachers and Santri.” Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies 6, no. 1 (2022): 81–100. https://doi.org/10.21009/hayula.006.01.05.

ilham. “Apa Saja Indikator Moderasi Beragama Menurut Kemenag RI?” Muhammadiyah, 1 Juli 2022. https://muhammadiyah.or.id/2022/07/apa-saja-indikator-moderasi-beragama-menurut-kemenag-ri/.

Insyirah, Insyirah. “Integrasi Nilai-Nilai Keislaman Dan Nilai-Nilai Kebangsaan Pada Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Pondok Pesantren Al Falah Landasan Ulin Banjarbaru Dan Pondok Pesantren Darul Hijrah Cindai Alus Banjarbaru.” PROCEEDING UMSURABAYA 1, no. 1 (2022): 1. https://journal.um-surabaya.ac.id/Pro/article/view/14970.

Khojir, Khojir. “Moderasi Pendidikan Pesantren di Kalimantan Timur.” Ta’dib 23, no. 1 (2020): 95–106.

Malik, Abdul, Ajat Sudrajat, dan Farida Hanum. “Kultur Pendidikan Pesantren Dan Radikalisme.” Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi 4, no. 2 (2016): 2. https://doi.org/10.21831/jppfa.v4i2.11279.

Muadin, Akhmad, dan Zamroni Zamroni. “Strategi Komunikasi Kiai Dalam Membangun Komitmen Guru Di Pesantren Nabil Husein Samarinda.” Southeast Asian Journal of Islamic Education 3, no. 1 (2020): 1. https://doi.org/10.21093/sajie.v3i1.2890.

Rahmah, Dhea Aularia. “Hubungan Pengetahuan Dan Personal Hygiene Dengan Penyakit Kulit Pada Santri Putra Di Pondok Pesantren Trubus Iman Tanah Grogot 2021.” Diploma, Universitas Islam Kalimantan MAB, 2021. https://eprints.uniska-bjm.ac.id/8638/.

Rofiqi, Rofiqi. “Pendidikan Islam Dan Moderasi Beragama Berbasis Pesantren: Studi Atas Kurikulum Dan Metode Pembelajaran.” TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora 6, no. 1 (2025): 74–82. https://doi.org/10.33650/trilogi.v6i1.10777.

Rusmiati, Elis Teti, M. A. Heryanto Alfudholli, Asep Shodiqin, dan Taufiqurokhman Taufiqurokhman. “Penguatan Moderasi Beragama di Pesantren untuk Mencegah Tumbuhnya Radikalisme.” ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 5, no. 2 (2022): 2. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v5i2.2162.

Sah, Moh Arief, dan A. Jauhar Fuad. “Islamic Boarding School Education Cultivates Moderate Character in Poso Central Sulawesi.” Al-Hayat: Journal of Islamic Education 8, no. 3 (2024): 1173–96. https://doi.org/10.35723/ajie.v8i3.661.

Surawan, Surawan, Muhammad Redha Anshari, Asmail Azmy, dan Muhammad Iqbal Purnama Adi. “Finding Religious Moderation in Pondok Pesantren: Religious Moderation Education at Pondok Pesantren in Central Kalimantan.” NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam 6, no. 2 (2022): 2. https://doi.org/10.23971/njppi.v6i2.4507.

Sutrisna, Sutrisna. “Local Wisdom as the Basis for Religious Moderation in Pluralistic Indonesian Society to Realize Islamic Values Rahmatan lil ’Alamin.” Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities 6, no. 2 (2021): 243–56. https://doi.org/10.18326/mlt.v6i2.6581.

Syahputra, Muhammad Candra. “Jihad Santri Millennial Melawan Radikalisme Di Era Digital : Studi Gerakan Arus Informasi Santri Nusantara Di Media Sosial.” JURNAL ISLAM NUSANTARA 4, no. 1 (2020): 69–80. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i1.187.

Zahrah, Fatimatuz, dan Rahmatul Amaliyah. “Local Wisdom Values and Religious Moderation in Islamic Boarding Schools.” Dialog 47, no. 1 (2024): 93–104. https://doi.org/10.47655/dialog.v47i1.913.

Diterbitkan

2026-06-24

Cara Mengutip

PEDAGOGI MODERASI ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI FENOMENOLOGIS INTERNALISASI NILAI PADA PONDOK PESANTREN DI KALIMANTAN. (2026). FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 8(2), 632-657. https://doi.org/10.56489/8n1te765

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama