IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA PADA KAJIAN KITAB AL-TAQRIIRAATU AL-SADIIDAH DI MAJELIS TA’LIM NURUL IHSAN PANGKALAN BALAI BANYUASIN

Penulis

  • Hendi Hendi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Alimron Alimron Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Rohmadi Rohmadi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.56489/awjp6d36

Kata Kunci:

Implementasi Moderasi Beragama, Peran Pembimbinga Majelis Ta'lim

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gejala dan fenomena yang terjadi terkait masalah penelitian. Penelitian kali ini membahas tentang implementasi moderasi beragama di majelis ta’lim, peran pembimbing kajian, dan persepsi jamaah terhadap kajian kitab. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Penentuan informan dilakukan dengan berbagai macam pertimbangan seperti individu yang dapat menyajikan informasi berkaitan dengan penelitian kali ini. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis observasi yang digunakan ialah observasi partisipasi aktif. Wawancara yang digunakan berjenis structured initerview dan unstructured initerview. Dokumentasi dilakukan dalam mengambil berbagai dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi moderasi beragama pada kajian kitab at-taqriiraatu al-sadiidah ini berupa memahami fikih realitas berupa kesuaian kajian kitab dengan pengamalan ibadah jamaah individu dan kolektif, fikih prioritas berupa pertimbangan ibadah wajib dari yang sunnah, mengedepankan kemudahan berupa kemudahan komunikasi dengan bahasa sederhana dan sesuai dengan bahasa wilayah setempat, memahami teks agama secara komprehensif berupa penjelasan dari mazhab lain yang memiliki pandangan yang berbeda, toleran berupa menghargai pendapat orang lain dalam beribadah, dan memahami sunnatullah dan penciptaan berupa kesadaran akan hidayah datangnya dari Allah SWT. Peran pembimbing kajian sebagai fasilitator berupa memfasilitasi kegiatan seperti melakukan tanya jawab dan melakukan konfirmasi kehadiran, sebagai motivator dengan memberikan penjelasaan berkenaan keutamaan (fadhilah) amal ibadah. Persepsi jamaah terhadap kajian kitab berupa menerima atau menyerap pengetahuan dengan mendapatkan pengetahuan baru, mengerti dan memahami dengan menghormati pendapat orang lain, serta menilai dan mengevaluasi dengan kemampuan menilai kesesuaian antara kajian kitab dengan amalan ibadah wilayah masyarakat sekitar.

Referensi

Agama, D. U. A. I. dan P. S. D. B. I. K. (2019). Moderatisme Islam (kumpulan tulisan para penggerak moderasi beragama) (D. S. R. dan M. Syafaat (ed.)). Moderatisme Islam (kumpulan tulisan para penggerak moderasi beragama).

Arbangi, & Umiarsa. (2021). Interaksionisme Simbolik Transendental (menuju ke basis teori integralistik). CV. Literasi Nusantara Abadi.

Astuti, M., & Ismail, F. (2022). Peran Perempuan Dalam Pelaksanaan Moderasi Beragama Di Provinsi Sumatera Selatan. Prosiding Konferensi Gender Dan …, 01(01), 478–488. http://proceedings.radenfatah.ac.id/index.php/kggs/article/view/185%0Ahttp://proceedings.radenfatah.ac.id/index.php/kggs/article/download/185/234

Awaludin, A., Faiqoh, Faiz, F. F., Hassan, F. K. El, Fajriah, I. M. D., Hanifuddin, M., & Firdaus, W. M. (2020). Pedoman Penguatan Moderasi Beragama di Masjid (M. A. Sila, I. Ropi, F. Jabali, D. S. I. Thaha, & A. Farida (eds.)). Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN JAkarta.

Bakar, A., Ghofur, A., M, A., Amin, S., & Nur, S. (2021). Konflik Sosial Dalam Masyarakat Akibat Ibadah-Ibadah Sunnah. An-Nida’, 45(1), 71. https://doi.org/10.24014/an-nida.v45i1.16532

Barjah. (2024). Indeks Kerukunan Umat Beragama 2024 Naik Jadi 76,47. Kementrian Agama Republik Indonesia. https://kemenag.go.id/nasional/indeks-kerukunan-umat-beragama-2024-naik-jadi-76-47-wG2qs#:~:text=Indeks Kerukunan Umat Beragama 2024 Naik Jadi 76%2C47

Dakhi, A. S. (2021). Pengantar Sosiologi. Penerbit Deepublish.

Fadli, M. (2023). Majelis Ta’lim: A Model of Non-Formal Islamic Education and Development (A Phenomenological Study of its Role, Opportunities and Challenges in the Modern Era). Journal of Education, Social, and Culture, 10(2), 2023. https://doi.org/10.32505/tarbawi.v10i2.6997

Fahmi, A. S., Humaidy, M. A. Al, Romadhon, S., & Maimun. (2019). KAMPUNG MODERASI BERAGAMA POLAGAN: STRATEGI MEWUJUDKAN MASYARAKAT MODERAT DI PAMEKASAN. 5, 8–29. https://doi.org/10.53491/porosonim.v5i1.1198

Fitriah, U. Z., & Naim. (2025). Persepsi; Kuliah Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada MAsyarakat Cerdas (JAPAKESADA), 1(3), 63–73.

Hakim, F. B., Eka, P., & Supriyadi, D. (2021). Persepsi , Pengambilan Keputusan , Konsep diri dan. Jurnal Ilmiah Pascasarjana,Persepsi,Pengambilan Konsep Diri Dan Values, 1(3), hlm.156-157.

Islam, D. (2015). MIMBAR ⦿ Volume 1 Nomor 1, 2015 Page 188. 1, 188–213.

Karlina Putri, Nurul Azizah, Karima Karima, & Gusmaneli Gusmaneli. (2024). Majelis Ta’lim sebagai Lembaga Pendidikan Islam Non Formal di Indonesia. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 157–164. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i2.173

Karyoto, & Sudarma. (2024). AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Majelis Ta ’ lim Al Karomah Kp . Sempu Pasir Gombong Cikarang. Al-Afkar, 7(4), 1398–1407. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i4.1712.Strengthening

Kontributor. (2024). Perkuat Peran Majelis Taklim, Kemenag Gandeng Kemenko PMK, BAZNAS, dan Lembaga Filantropi Islam. Kementrian Agama Republik Indonesia. https://kemenag.go.id/nasional/perkuat-peran-majelis-taklim-kemenag-gandeng-kemenko-pmk-baznas-dan-lembaga-filantropi-islam-TgsZg?utm_source=chatgpt.com

Maryamah, M., Oviyanti, F., Shah, K., & ... (2024). Anthropological Approach in The Study of Islam. … : Jurnal Inovasi Dan …, 2(1), 131–141. https://journal.lembagakita.org/ljit/article/view/2246%0Ahttps://journal.lembagakita.org/ljit/article/download/2246/1554

Marzuqi Mustamar. (2024). Pendidikan Moderasi Beragama. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.

Mujahidin, M. (2019). Urgensi Majelis Taklim Sebagai Lembaga Dakwah Di Masyarakat. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 1. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2372

Prima Harrison. (2022). Pemberdayaan Majelis Taklim dalam Pencegahan Kejahatan. PRENADA.

Puspito, G. W., Swandari, T., & Rokhman, M. (2021). On Process Volume Manajemen Strategi Pengembangan Pendidikan Non Formal. Chalim Journal of Teaching and Learning, 1(1), 85–98. https://doi.org/10.31538

Putra, Y. Y. (n.d.). Moderasi beragama sebagai benteng toleransi di indonesia.

Rahman, P., Supriyanto, J., & Takrip, M. (2023). Religious Moderation Education: An Interpreation. Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan, 7(2), 115. https://doi.org/10.31958/jsk.v7i2.10476

Safitri, W. A. D. (2021). Peran Majelis Taklim dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam melalui Forum Silaturahmi Masyarakat Desa Sukadamai Kecamatan Natar Kabupaten Lampung. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Salik, M. (2020). Nahdlatul Ulama dan Gagasan Moderasi Islam. PT. Literindo Berkah Jaya.

Solechan, S. (2024). Pengajian Sabilussalam: Wadah Meningkatkan Spiritualitas dan Moderasi Beragama Umat. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 13(1), 112–128. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v13i1.1422

Soraya, N., & Suryana, Ermis, M. (2023). Strategi Penerapan Moderasi Beragama Dalam. 3, 637–644. http://acied.pp-paiindonesia.org/index.php/acied

Yuliana, Y., & Pribadi, M. A. (2022). Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran: Studi Kasus Kyne di Tiktok. Prologia, 6(2), 248–255. https://doi.org/10.24912/pr.v6i2.10670

Yusuf, M. F. (2021). Buku Ajar Pengantar Ilmu Komunikasi (untuk perguruan tinggi keagamaan islam (ptki) dan umum). Penerbit Pustaka Ilmu.

Diterbitkan

2026-03-24

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA PADA KAJIAN KITAB AL-TAQRIIRAATU AL-SADIIDAH DI MAJELIS TA’LIM NURUL IHSAN PANGKALAN BALAI BANYUASIN. (2026). FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 8(1), 175-185. https://doi.org/10.56489/awjp6d36