SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM AL-QURAN HADIS:  INTEGRASI ILMU AGAMA DAN UMUM DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Penulis

  • Dona Hariati Universitas Islam Negeri Antasari, Banjarmasin
  • Ani Cahyadi Maseri Universitas Islam Negeri Antasari, Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.56489/byzvw832

Kata Kunci:

Sains Islam, Al-Qur’an, Hadis, I’jaz Ilmi, Pendidikan Islam, Integrasi Ilmu

Abstrak

Artikel ini mengkaji integrasi antara ilmu sains dan ajaran Islam, khususnya dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis, sebagai respon terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam dunia pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, dengan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi SAW yang memuat isyarat ilmiah serta literatur terkait sains dan epistemologi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan hadis tidak hanya mendorong pencarian ilmu, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip ilmiah yang relevan dengan sains modern. Konsep i’jaz ilmi memperlihatkan adanya keselarasan antara wahyu dan temuan ilmiah, tanpa menurunkan otoritas wahyu sebagai sumber kebenaran. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum integratif yang menggabungkan nilai spiritual dan logika ilmiah, sebagai strategi pendidikan Islam yang holistik. Dengan demikian, integrasi ilmu dan iman menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Muslim yang ilmiah dan berakhlak.

Referensi

Abdullah, M. Amin. Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika Ilmu dalam Islam. Yogyakarta: LKiS, 2006.

Akib, Erwin. “Pendekatan Interdisipliner dalam Pendidikan.” Jurnal Tarbiyah, Vol. 27, No. 1, 2020.

Al-Qur'an Al-Karim, QS. Al-Ankabut: 20 dan QS. Al-Ghasyiyah: 17–20.

Al-Qur'an Al-Karim. Surah Al-Baqarah: 2:164; Al-Anbiya’: 21:30; Al-Mu’minun: 23:12–14.

Bakar, Osman. Tawhid and Science: Essays on the History and Philosophy of Islamic Science. Kuala Lumpur: Arah Publications, 2008.

Basri, Helmi & Zulkifli. Hadits dan Sains: Menelusuri Relevansi antara Hadits dan Sains dalam Bingkai I’jaz Ilmi. Yogyakarta: Kalimedia, 2022.

Dwi Muarikha Fahdiana Nur, dkk. “Integrasi Sains dan Al-Qur'an dalam Pembelajaran IPA bagi Siswa Sekolah Dasar.” Prosiding ICES, Vol. 1, 2024.

Dwi Muarikha Fahdiana Nur, et al., “Kajian Embriologi Perspektif QS. Al-Mu’minun: 12– 14,” Jurnal Pendidikan Islam dan Sains 6, no. 1 (2024): 24–25.

E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017), 58–61.

Harun Yahya. Miracles of the Qur'an. Istanbul: Global Publishing, 2001.

Ibn Qayyim al-Jawziyyah, Miftah Dar al-Sa’adah, vol. 1 (Beirut: Dar Ibn Hazm, 2003), 112. Osman Bakar, The Tawhidic Epistemology and Its Implications for Curriculum Reform (Kuala Lumpur: ISTAC, 1999), 9–14. Dwi Muarikha Fahdiana Nur, et al., “Model Pembelajaran Integratif Al-Qur’an dalam IPA:

Imam Muslim, Shahih Muslim, Kitab Al-Haid, no. 2643; Kitab al-Ashriba, no. 2021. Helmi Basri dan Zulkifli, “Isyarat Ilmiah dalam Hadis Nabi: Relevansi dengan Ilmu Pengetahuan Modern,” Jurnal Hadis dan Sains 10, no. 2 (2022): 142–148.

Izutsu, Toshihiko. God and Man in the Qur’an. Kuala Lumpur: Islamic Book Trust, 2002. Kuntowijoyo. (2005). Islam sebagai ilmu: Epistemologi, metodologi, dan etika. Jakarta: Teraju.

Mahyarni, & Alpizar. (2024). Implikasi integrasi sains dan agama terhadap pendidikan Islam. Journal of Islamic Education El Madani, 3(2), 81–94.

Muslim, Imam. Shahih Muslim. Kitab Al-Taharah, Kitab Al-Haid, Kitab Al-Ashriba.

Nasr Hamid Abu Zayd, Rethinking the Qur'an: Towards a Humanistic Hermeneutics (Utrecht: Humanistics University Press, 2004), 62–65.

Nasr, Seyyed Hossein. Religion and the Order of Nature. Oxford: Oxford University Press, 1996.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-24

Cara Mengutip

SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM AL-QURAN HADIS:  INTEGRASI ILMU AGAMA DAN UMUM DALAM PENDIDIKAN ISLAM. (2026). FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 8(1), 108-121. https://doi.org/10.56489/byzvw832