TANTANGAN DAN PELUANG SUPERVISI PENDIDIKAN DI ERA KURIKULUM MERDEKA
DOI:
https://doi.org/10.56489/x4yytm30Keywords:
Supervisi, Kurikulum Merdeka, Tantangan, PeluangAbstract
Peningkatan mutu pendidikan nasional merupakan tantangan utama bagi Indonesia, mengingat keberagaman peserta didik dan dinamika perkembangan global. Kurikulum Merdeka diperkenalkan untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran sesuai kebutuhan, minat, dan potensi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research), dengan pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber relevan lainnya. Proses pengumpulan data dilakukan melalui seleksi literatur berdasarkan relevansi, identifikasi informasi yang sesuai topik, serta evaluasi kualitas dan keandalan sumber. Hasil pada penelitiaan ini menunjukkan bahwa supervisi berperan dalam memperkuat kompetensi guru, menciptakan lingkungan belajar kolaboratif, dan mendukung penerapan prinsip Kurikulum Merdeka. Namun, supervisi juga menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, serta kesiapan guru dan kepala sekolah. Di sisi lain, era Kurikulum Merdeka membuka peluang bagi supervisi untuk berkembang secara adaptif, humanis, kolaboratif, dan berbasis teknologi, sehingga supervisi tidak hanya menjadi pengawasan, tetapi juga sarana pengembangan kualitas pendidikan yang efektif, relevan, dan berkelanjutan.
References
Basari, Muhammad Hasan, Nadia Alpriyana, Qibtiyah Luluatul Fuad, and Ahmad Basori. “Supervisi Pendidikan Dalam Era Kurikulum Merdeka ; Reorientasi Tujuan Dan Strategi Pembinaan Guru.” Pediaqu : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 4, no. 3 (2025): 167–86.
Ferina, Rheina, Nabila Fitriyani, Nur Kholis Yusuf, and Subandi. “Urgensi Supervisi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah.” Jurnal Pendidikan Tambusai 8, no. 3 (2024): 49816–23.
Hassanah, Izzatun, Imania Pratidina, Sri Untari3, Bambang Sumardjoko, and Endang Fauzi Ati. “Peran Supervisi Pelaksanaan Kurikulum Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan.” Didaktika: Jurnal Kependidikan 13, no. 2 (2024): 2119–30. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/13045.
Maesaroh, Martiyono. “Educational Supervision to Improve the Quality of Learning in the Era of Independent Learning.” Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam 8, no. 2 (2023): 128–36.
Mulyanto, Agus, Endah Saadah, Suparman Suparman, and Firmansyah Firmansyah. “Transformasi Peran Pengawas Sekolah Dalam Menentukan Strategi Dan Metode Pendampingan Pada Kurikulum Merdeka.” Journal of Education Research 4, no. 4 (2023): 1871–79. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.566.
Nurhattati, Siti Rochanah, M Yudis, Jauhari, Ahmad Hamid Ripki, and Fadhillah. “Workshop Supervisi Akademik Dalam Perbaikan Mengajar Guru Di Merdeka Mengajar Bagi Kepala/Wakil Kepala Sekolah Dasar Kecamatan Pulo Gadung Wilayah Jakarta Timur.” BAKTIMAS Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 5, no. 3 (2023): 251–63.
Saputra, Ibnu Alwan, and Sari Hernawati. “Peran Strategis Supervisi Dalam Keberhasilan Implementasi Kurikulum Merdeka.” Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 27, no. 2 (2024): 635–37.
Wullur, Mozes Markus, Shienty Gaspersz, Jehezkiel Panjaitan, Truly Galancy Kerap, Mendy Juniaty Hatibie, and Maximillian Christian Oley. “Manajemen Supervisi Kepala Sekolah Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (Studi Literatur).” Jurnal Pendidikan Indonesia 6, no. 1 (2025): 251–59. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i1.6980.
Zamhari Zamhari, Dwi Noviani, and Zainuddin Zainuddin. “Perkembangan Pendidikan Di Indonesia.” Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya 1, no. 5 (2023): 01–10. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i5.42.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indah Fani Damayanti, Sabran, Sri Susmiyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)










