OPTIMALISASI UPAYA TRI PUSAT PENDIDIKAN DALAM PENCEGAHAN PELECEHAN DAN KEKERASAN SEKSUAL DI PESANTREN KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.56489/gcp1qy64Kata Kunci:
Optimalisasi, Tri Pusat, Pendidikan, Pelecehan Seksual, Pondok PasantrenAbstrak
Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan moral generasi muda di Indonesia. Namun, pesantren juga dihadapkan pada tantangan serius, salah satunya adalah pelecehan dan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi upaya yang telah dilakukan oleh tri pusat pendidikan di pesantren Kalimantan Timur dalam mencegah pelecehan dan kekerasan seksual, serta untuk mengidentifikasi potensi optimalisasi upaya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, yang melibatkan wawancara kepada empat pesantren di Kalimantan Timur, yaitu Pondok Pesantren Al-Muttaqin Balikpapan, Pondok Pesantren Al Farisyah Hasyim Tenggarong, Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Albanjari Penajam Pasir Utara, dan Pondok Pesantren di Samarinda., observasi, dan analisis dokumen.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pesantren di Kalimantan Timur telah melakukan berbagai upaya dalam mencegah pelecehan dan kekerasan seksual, namun masih terdapat kekurangan dan tantangan dalam pelaksanaannya. Optimalisasi upaya pencegahan menjadi imperatif, mengingat dampak serius yang dapat terjadi pada pesantren dan individu yang menjadi korban. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual di pesantren, termasuk peningkatan kesadaran, pelatihan bagi staf dan santri, serta perbaikan kebijakan internal. Melalui pengoptimalan upaya ini, pesantren di Kalimantan Timur dapat menjadi lingkungan pendidikan yang aman dan berintegritas, memastikan perlindungan hak-hak individu, dan memperkuat citra lembaga pendidikan agama.
Referensi
Arief Subhan, Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad Ke-20: Pergumulan antara Modernisasi dan Identitas, (Jakarta: Kencana, 2012)
Azyumardi Azra, Pendidikan Islam; Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III, (Jakarta: Kencana, 2012),
Dhofier Zamakhsyari, Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia, (Jakarta: IP3ES, 2011),
Hadⅰ Sabanⅰ Yunus, MetodoIogⅰ PeneIⅰtⅰan WⅰIayah Kontemporer, (Yogyakarta: Pustaka BeIajar, 2010), hIm. 357.
Joko Subagyo, Metode PeneIⅰtⅰan daIam Teorⅰ dan Praktek, (Jakarta: Rⅰneka Cⅰpta, 2004), hIm. 63.
Jonathan Sarwono, Metode PeneIⅰtⅰan Kuantⅰtatⅰf & KuaIⅰtaⅰf, (Yogyakarta: Graha ⅰImu, 2006), hIm. 123.
Iexy J. MoIeong, MetodoIogⅰ PeneIⅰtⅰan KuaIⅰtatⅰf, Cet. XXX (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012), hIm. 6.
Meinarno Eko, Psikologi Sosial (Jakarta : Salemba Humanika 2009).
Pedoman Pemberian Bantuan ImpIementasi KurkuIum Tahun 2013, kementrian dan kebudayaan 2013.
Poerkawatja Soegarda, Ensiklopedia Pendidikan, (Jakarta: Gunung Agung, 1976),
Qomar Mujamil, Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi, (Jakarta: Erlangga, tt.),
Sudaryono, Metode PeneIⅰtⅰan Pendⅰdⅰkan, (Jakarta: Prenadamedⅰa, 2016), h. 87.
Sukardⅰ, Metode PeneIⅰtⅰan Tⅰndakan KeIas, (Jakarta: Bumⅰ Aksara, 2013), hIm. 47.
Sugⅰyono, Metode PeneIⅰtⅰan Pendⅰdⅰkan (Pendekatan Kuantⅰtatⅰf, KuaIⅰtatⅰf, danR&D), Cet. XXⅰ (Bandung: AIfabeta, 2015),
Tim Prima Pena, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, (tk.: Gitamedia Press, tt.)
Ungguh Muliawan Jasa, Pendidikan Islam Integratif; Upaya Mengintegrasikan Kembali Dikotomi Ilmu dan Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005),
Van Bruinessen Martin. Kitab kuning, pesantren dan Tarekat. (Yogyakarta : Gading Publishing, 2015)
Yunus Hadi Sabani, Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer, (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2010),
Yahya, Muhammad. “Era Industri 4.0 Tantangan dan Peluang Perkembangan Pendidikan kejuruan Indonesia.” Pidato Sidang Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Makassar, 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rumainur, M Ridho Muttaqin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)










